Flobamorata Santa Clara Ulang Tahun Pertama

Salah satu di Santa Clara, yakni Flobamorata (Flores, Sumba, Timor, Alor dan Lembata) berulang tahun pertama pada 9 Desember 2018 lalu. Tepat pada tanggal ulang tahun tersebut, para anggota Flobamorata melakukan kerja bakti membersihkan kompleks lahan dengan membabat rumput yang tumbuh subur dan tinggi sejak pukul 07.05-11.30 WIB.

Lebih dari 30 bapak-bapak melakukan pekerjaan tersebut didukung sejumlah ibu-ibu yang menyediakan minum dan snack. Mereka tampak bekerja dengan sukacita dengan mengeluarkan candaan-candaan yang khas tanah asal mereka. Alhasil, sepanjang melakukan pekerjaan, mereka tertawa penuh canda.

Setelah seluruh rumput telah dibabat, mereka duduk bersama di lantai dasar gereja beralaskan karpet. Ketika sudah duduk pun, berbagai candaan khas kampung halaman mereka lontarkan sambil tertawa. Sementara itu berbagai macam makanan khas sub-sub etnis di NTT telah tersedia. Semuanya dibawa oleh setiap keluarga berdasarkan kerelaan masing-masing untuk dinikmati bersama.

Sebagai ketua paguyuban, Johannes Wahidin memotong kue dan memberikan kepada Romo Hugo Malau, OFMCap, para pengurus paguyuban dan perwakilan PPG Rico Setiawan yang turut hadir. Dalam sambutannya, Romo Hugo selain mengucapkan selamat atas ulang tahun pertama Flobamorata, juga menyatakan terima kasih atas keturutsertaan Flobamorata di beberapa kegiatan gereja secara gembira dan sukarela. “Lanjutkan terus semangat dan kerelaan melayani,” kata Romo yang hampir setiap malam menyempatkan diri menyapa personil Flobamorata yang berjaga di lahan gereja ini.Romo Hugo juga mengingatkan agar Flobamorata tidak minta atau berharap diistimewakan karena menjadi salah satu paguyuban berjiwa pelayanan di paroki.

Sementara itu, Johannes Wahidin sebagai ketua Flobamorata menyampaikan terima kasih kepada semua anggota yang telah berpartisipasi dalam Flobamorata melalui koor di gereja, berjaga di lahan dan dalam upaya saling memerhatikan sebagai anggota paguyuban.

Ketika diberi kesempatan berbicara, salah satu penggagas Flobamorata, Dominggus Taolin mengingatkan semangat di balik pembentukan Flobamorata. “Tujuan kita membentuk paguyuban ini adalah untuk terlibat dalam pelayanan di gereja dan saling peduli di antara keluarga Flobamorata ini. Tidak terbayang kalau paguyuban ini belum ada saat ada sahabat kita yang mengalami musibah beberapa waktu lalu,” ujar Taolin sambil menyebut nama sahabat yang dia maksud.

Harapan senada disampaikan oleh salah satu penasihat, yakni Benyamin Mali. “Ingatlah untuk apa paguyuban kita ini dibentuk. Mari kita kasih yang terbaik kepada Gereja dan kelompok kita ini, tentu saja juga kita harus aktif di lingkungan,” ajak pria yang galib disapa Om Mali ini.

Selain makan siang bersama, para anggota Flobamorata yang hadir menyatakan kegembiraan atas HUT paguyuban dengan menari dan bernyanyi bersama diiringi musikkhas tanah Flobamorata.(C. Mollo)

Skor Artikel

Related posts

Tentang Admin

Admin
Website ini adalah salah satu bentuk pelayanan untuk Paroki Bekasi Utara, Gereja Santa Clara Silahkan kirimkan tulisan anda melalui email : santaclarabekasi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *