Home / Berita Utama / Berita Mingguan / Gelar Baksos, Perduki Salurkan 600 Kacamata Gratis

Gelar Baksos, Perduki Salurkan 600 Kacamata Gratis

Bekasi, Beritasatu.com – Persekutuan Doa Usahawan Katolik (Perduki) Chapter Selatan 1 (PCS1)‎ kembali menyelenggarakan bakti sosial (Baksos) bertema “1.000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang” yang diselenggarakan di Pesantren Motivasi Indonesia, di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/9/2019). Sekitar 600 peserta mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan kacamata gratis.

“Kali ini, jumlah peserta yang diberikan kupon untuk kacamata plus sebanyak 400 kupon, khusus orang dewasa di atas 40 tahun. Namun banyak juga yang datang tanpa kupon. Sedangkan, kupon untuk anak-anak yang disiapkan adalah 200,” ujar ketua panitia Baksos, Parti Bugiyani, di sela acara baksos.

Wanita yang kerap disapa Titut ini menjelaskan, ‎kegiatan baksos ‘1.000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang’ merupakan kegiatan sosial yang diprakarsai oleh Perduki Chapter Selatan 1, sebagai bentuk kepedulian umat Katolik kepada warga sekitar.

“Baksos ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama kepedulian terhadap kesehatan mata anak-anak yang masih berusia SD (Sekolah Dasar),” tutur Parti Bugiyani.

Berdasarkan data, kata Titut, anak-anak SD zaman sekarang banyak mengalami gangguan mata. “Tema 1.000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang ini memiliki makna luas, yakni misi kami ingin menjangkau sebanyak mungkin anak-anak yang membutuhkan pelayanan kami,” imbuhnya.

Rata-rata, peserta yang ikut merupakan anak didik di Pesantren Motivasi Indonesia, Kabupaten Bekasi. Selain itu, ada juga warga sekitar yang berdomisili di sekitar pesantren tersebut.

Titut menjelaskan, saat kegiatanbaksos yang pertama beberapa waktu lalu, mendapat respon positif dari masyarakat Pamulang, Jakarta Selatan.

“Kegiatan sosial pertama kami, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan dari Uskup Ignatius Suharyo (saat masih menjadi Uskup Agung Jakarta) yang menyerahkan secara langsung kaca mata secara simbolis kepada anak-anak. Beliau merespon, kegiatan seperti ini hendaknya terus berlanjut,” bebernya.

Kemudian, lanjut Titut, baksos tersebut berlanjut hingga kegiatan berikutnya, termasuk di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia ini.

“Pelayanan ini biasanya bekerja sama dengan pihak lain misalnya sekolah, institusi sosial, anak-anak jalanan dan sebagainya. Suka cita pelayanan bersama teman-teman sekomunitas tanpa batasan inklusif adalah usaha perwujudnyataan iman Katolik kami,” ungkapnya.

Menurut Titut, kegiatan baksos hari ini berlangsung lancar dan masyarakat antusias menjadi peserta. Baksos kali ini terselenggara atas kerja sama Perduki dengan Gereja Ibu Teresia Paroki Cikarang, Banser GP Ansor Kabupaten Bekasi, Pesantren Motivasi Indonesia Setu serta Indesso Group. “Untuk ke depan, akan kami upayakan baksos berikutnya di wilayah lain,” pungkas Titut.

 

Sumber: Suara Pembaruan

Tentang Admin

Lainnya

Penunjukan Saya adalah Bentuk Penghormatan Gereja kepada Indonesia

Oleh: Joan Aurelia, Widia Primastika – 11 September 2019 Diprediksi menjadi kardinal sejak lama. tirto.id …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *