Home / Berita Utama / Berita Mingguan / Legio Mariae Siap Bantu Anda Berdoa Rosario

Legio Mariae Siap Bantu Anda Berdoa Rosario

Ada yang berbeda dalam menjalani Bulan Rosario pada Oktober ini di Gereja Santa Clara, Bekasi. Setelah membuka Bulan Rosario secara bersama-sama dan meriah pada 1 Oktober 2019 di Plaza Maria atau yang juga disebut Pelataran Maria Memanggil, Sie Liturgi menginisiasi mengadakan Doa Rosario di Plaza Maria secara teratur pada setiap hari Rosario Senin-jumat. Rosario jumat malam dipandu Legio Mariae, dimulai pukul 20.00 WIB.

Seperti dijelaskan oleh Ketua Seksi Liturgi, Sonny Setioso, inisiatif tersebut diambil untuk membantu umat yang tidak sempat ikut Doa Rosario di lingkungan karena lambat pulang dari tempat kerja. “Jadi, dari tempat kerja mereka langsung mampir ke Plaza Maria, di sana sudah ada tim yang membantu dan memandu Doa Rosario. Sebenarnya, anak-anak Misdinar juga siap memandu, hanya kasihan mereka bisa pulang malam-malam,” jelas Sonny.

Dengan jarak yang cukup jauh dari tempat kerja di Jakarta, ditambah macetnya perjalanan pulang, banyak umat yang tidak bisa ikut dalam Doa Rosario di lingkungan mereka. Maka inisiatif Seksi Liturgi ini bisa mengobati kerinduan mereka untuk berdoa Rosario bersama teman-teman seiman. “Saya senang dengan inisiatif, apalagi tempatnya sangat mendukung untuk berdoa. Indah semua, apalagi ada instrument yang mengiring doa,” ujar seorang ibu dan diamini ibu-ibu yang lain.

Di Gereja Santa Clara memang terdapat sebuah pelataran yang ditata apik. Di sana ada patung Bunda Maria Memanggil yang diletakkan dalam “kelopak mawar”. Pada malam hari tampak indah dengan pencahayaan yang terukur dan tertata dengan baik. Di depannya terdapat kolam kecil, tempat umat menaruh lilin mereka yang bernyala. Lilin bernyala dalam tatakan itu akan mengapung di permukaan air dan menambah keindahan dan menciptakan romantika tersendiri.

Hanya beberapa meter di sebelah kanan patung Maria, terdapat Taman Getsemani. Di sana ada patung Tuhan Yesus menyerupai Yesus yang sedang berdoa. Begitu indahnya tempat ini, setelah berdoa, umat selalu melakukan swafoto atau selfie. Selamat berdoa dan berselfie. Namun tetaplah menjaga ketenangan dan kekusyukan. (EDL)

Tentang Admin

Lainnya

Penunjukan Saya adalah Bentuk Penghormatan Gereja kepada Indonesia

Oleh: Joan Aurelia, Widia Primastika – 11 September 2019 Diprediksi menjadi kardinal sejak lama. tirto.id …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *